Sang Maha Pencinta

Ketika Cinta mulai terkisah

Saat itulah insan berkisah

Ketika rindu mulai menyapa

Saat itulah jiwa nelangsa

Kapankah semua kan terukir

Dalam segumpal tanah yang terhampar

Kapankah semuakan terlukis

Lentikan jemari mulai berarak

Menari dalam kegelisahan hati

Menyeruak semak-semak kerinduan

Dari tangan Sang Maha Pencinta

Sekejap tangan mungil melambai

Menanti sang mentari pagi

Secerah sinar sang rembulan

Mencari gelapnya kerinduan hati

Wahai Sang Maha Pencinta

Lukiskan kisah cinta anak adam

Dalam lembaran kanvas dunia Mu

Agar tetap mengabadi di alam sana

Dan menjadi kawan bercerita

Di Singasana Surga Mu

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s