INFIRODI DA`WAH

Da`wah adalah ibarat kita melempar bola ke tembok, akhirnya mengenai diri kita sendiri.

? Sewaktu kita memberikan da`wah hati kita harus selalu ingat kepada Allah swt, agar dalam pembicaraan kita Allah swt akan memberikan pertolongan kepada kita, sehingga setiap kata yang kita ucapkan dalam bimbingan Allah swt.

? Sewaktu memberikan da`wah hendaklah dengan hati yang lembut, rendah hati, kecilkan diri kita, besarkan saudara kita, anggaplah bahwa saudara kita lebih mulia kedudukannya di sisi Allah swt dan anggap saudara kita itu lebih alim dari kita.

? Sewaktu kita berikan da`wah tunjukkanlah sikap yang baik, jangan sekali-kali mempunyai sifat mengajari orang lain, serahkan semua pada Allah swt, karena Allah swt jugalah yang akan memberikan petunjuk pada pada saudara kita.

? Kita harus mempunyai rasa hormat pada orang yang kita beri da`wah, berterimakasihlah pada orang – orang yang diberi da`wah, karena tanpa kehadirannya kita tidak akan bisa berda`wah.

? Berikan da`wah dengan perhatian dan pengertian. Dengan siapa kita da`wah ? lihat latar belakang pendidikannya, dari golongan mana, tua atau muda, sedang sakitkah dia atau dalam keadaan sehat ? Lihat juga cara berpakaiannya dan juga latar belakang agamanya.

? Kita harus da`wahkan tentang kebesaran Allah swt, mengenai alam akhirat, kehidupan di surga, katakanlah semua itu bisa didapatkan dengan mengamalkan Islam secara menyeluruh dan tidak setengah-setengah. Sebaiknya tidak diceritakan azab-azab. Ceritakanlah fadhilah-fadhilah orang yang keluar di jalan Allah swt.

? Usahakan agar timbul dalam hati orang yang kita da`wahi tentang agama dan berkeinginan untuk mengajak orang-orang yang belum hadir untuk bisa ikut fikir seluruh umat di dunia ini sehingga Allah swt akan turunkan hidayah-Nya ke seluruh alam.

? Hidayah dari Allah swt sebanding dengan sejauh mana tingkat usaha kita dan tingkat fikir kita serta pengorbanan-pengorbanan kita.

? Apabila dalam satu jemaah hanya terdiri dari beberapa orang saja atau ada teman kita mendapat tugas da`wah, kawan-kawan yang lainnya ikut mendengarkan dengan penuh tawajuh kepada Allah swt, karena akan berpengaruh kepada yang hadir dan bantulah saudara kita yang berda`wah dengan dzikir dan do`a pada Allah swt agar kata-katanya berhikmah.

? Amalan-amalan infirodi kita harus tertib ; shalat wajib dan shlat sunatnya, tilawat Qur annya, dzikirnya, karena amalan infirodi bagi yang sedang da`wah bagaikan sayap burung. Siang hari da`wah, malam hari do`a, banyak-banyaklah manangis di saat berdo`a dalam tahajud. Mohonlah hidayah untuk seluruh saudara-saudara kita dan umat seluruh alam.

Sumber : http://takaza.blogspot.com/

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s