KERJA – KERJA DA`WAH

1. Khidmat

Khidmat dlam Islam mempunyai kedudukan penting. Nabi saw sendiri melakukan khidmat baik di dalam rumah tangga beliau maupun ketika keluar di jalan Allah swt.

Apabila kita khidmat di rumah, misalnya :

? Mencuci pakaian, maka setiap satu helai benang menghapuskan 1000 keburukan dan memberikan 1000 kebaikan.

? Bila keluar di jalan Allah swt, semua amal dilipat gandakan pahalanya, demikian juga pahala khidmat.

? Allah swt menghargai orang yang mengorbankan tubuhnya untuk khidmat.

? Barangsiapa yang khidmat Allah swt akan berikan kepadanya berkah di dalam kehidupan, harta, tubuhnya dan segalanya. Barangsiapa yang khidmat mendapat pahala dari setiap orang yang mengerjakan ijtimai amal.

? Jika tubuh kita letih, jiwa akan bangun dan kerendhan hati akan masuk ke dalam hati kita.

? Barangsiapa yang memberikan da`wah tetapi tidak khidmat, maka ia akan takabur.

? Dengan ibadah kita mendapat surga, dengan khidmat kita akan mendapatkan Allah swt.

Adab-adab Khidmat :

? Ketika keluar di jalan Allah swt tugas khidmat oleh ibu-ibu sedangkan yang berbelanja bapak-bapak.

? Bila ad kekurangan / keperluan, ibu-ibu bermusyawarah dengan bapak-bapak melalui petufas khitmat.

? Tidak dibenarkan ibu-ibu berbelanja sendiri tanpa bermusyawarah dengan bapak-bapak

? Uang khidmat dirahasiakan / ibu-ibu tidak perlu tahu.

? Bila sedang keluar di jalan Allah swt semua uang diserahkan kepada suami, bila ibu-ibu ada keperluan lapor kepada suaminya.

2. Tasykil

Tasykil artinya memberikan pekerjaan / tanggung jawab pada seseorang untuk keluar di jalan Allah swt. Tasykil ibarat menanam benih pada tanah yang digarap.

Petugas tasykil sebaiknya :

? Sudah mengetahui terlebih dahulu orang-orang yang akan ditasykil

? Tanyakan dahulu suaminya sudah ikut kerja da`wah atau belum

? Kalau sudah ikut, sudah berapa lama

? Sudahkan keluar 3 hari atau belum

? Sudahkah keluar 40 hari

? Dan wanita itu sudah keluar atau belum , sudah berapa kali, kalau suami istri belum pernah keluar janganlah didesak untuk keluar, tapi tasykil untuk iktu ta`lim bulanan atau mingguan, kemudian tasykil untuk menghidupkan ta`lim di rumah, dan tasykil untuk menjaga shalat 5 waktu.

? Tasykil dengan penuh pengertian, kita harus tahu masalahnya, jangan tasykil terlalu keras kapada ibu yang belum paham, cukup dengan menuliskan niatnya saja dulu.

? Taaykil kepada ibu yang sudah paham sedapat mungkin bujuk agar ia keluar.

? Tasykil tidak hanya diarahkan pada petugas tasykil, tapi semua jamaah menyebar untuk tasykil, petugas tasykil mencatat semua hasil tasykilan.

? Jika mentasykil orang yang banyak alasan, sedapat mungkin kita alihkan pembicaraan kita dan kita alihkan pada pembicaraan agama, kembalikan bahwa swmua urusan akan diselesaikan oleh Allah swt.

? Sewaktu tasykil ceritakan keuntungan – keuntungan keluar di jalan Allah swt

? Apabila tasykilan berhasil, jangan merasa diri kita yang berhasil mengeluarkan, tapi semua tasykilan hakikatnya Allah swt yang menggerakkan dan memilihnya

? Apabila kita mendapat tasykilan jangan merasa bangga, tapi kita harus punya fikir bahwa semua tasykilan adalah hasil kerja sama jamaah, tanpa mujahadah / sungguh-sungguh jamaah tidak akan ada tasykilan.

? Apabila kerja kita berhasil berkembang, ini adalah kerja Allah swt, bukan kerja kita.

? Tasykil untuk wanita sangat penting karena menghasilkan dua jamaah yang keluar.

? Kalau kita ke negara lain dan tidak tahu bahasanya, sukup dengan akhlak dan yakinlah Allah swt yang akan keluarkan cash jamaah.

? Siang hari kita tasykil dan da`wah, malam hari kita berdo`a dan sebut nama-nama orang yang telah ditasykil dalam do`a kita.

? Untuk menghilangkan rasa bangga / sombong pada diri karena telah berhasil mentasykil orang lain,maka banyak-banyaklah berkhidmat dan sadari bahwa semuanya terjadi hanya atas kehendak Allah swt.

Cara – cara Tasykil :

? Sambil duduk

? Buat halaqah kalau banyak

? Tulis nama suaminya

? Anya apakah suaminya sudak pernah keluar atau belum, kalau belum pernah jangan didesak untuk keluat, kalau sudah pernah, berapa kali atau berapa masa yang telah dilakukan

? Tasykil untuk selalu hidupkan ta`lim rumah dan ta`lim mingguan.

Istiqbal

Istiqbal artinya penerima tamu.

? Petugas istiqbal harus bersikap ramah tamah, lemah lembut dan murah senyum

? Yang harus ditanamkan pada hati petugas istiqbal adalah tamu-tamu yang datang pada majlis ta`lim adalah orang-orang pilihan Allah swt, orang-orang yang mendapatkan taufik dan hidayah-Nya untuk menghadiri majlis ta`lim yang sangat disukai Allah swt. Jadi tamu-tamu itu bukan orang-orang yang biasa

? Apabila tamu datang, bersikaplah seolah-olah kita sudah pernah mengenalnya walaupun kita belum pernah mengenalnya, sambutlah kedatangannya dengan hangat, jabat tangannya dengan erat, peluklah dengan rapat seolah-olah kita sudah lama tidak bertemu

? Terimalah tamu kita dengan senang hati, dengan hati yang ikhlas sebab mereka adalah tamu-tamunya Allah swt

? Al-Faqih meriwayatkan, Rasulullah saw bwesabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah swt, maka hendaklah menjamu tamunya”. Jadi muliakanlah kedudukannya, karena tidak akan dimuliakan oleh Allah swt orang yang tidak memuliakan tamunya.

Ulama katakan :Pekerjaan istiqbal sama denagan tugas malaikat di akhirat nilainya.

Sumbber : http://takaza.blogspot.com

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s