Surat Ketiga Penjelasannya Kenapa Usaha Da’wah Bukan dari Arab

Bismillaahirrohmaanirrohiim.
Yth. Saudara Haitan Rachman.
Assalaamu’alaikum warohmatulloohi wabarokaatuhu.

Alhamdulillahirobbil ‘aalamiin.Sholllalloohu ‘alaa muhammad wa ‘alaa aalihi wa ashhaabihii ‘ajma’iin.

wa ba’du.

Silahkan anda forward tanya jwb ini kpd siapapun anda inginkan,dgn nama&email yg tersamar.

Bila boleh, sy akan lanjutkan pd pertanyaan kedua.

Pertanyaan ini muncul dr seseorg yg tdk mengetahui Al-Qur’an&As sunnah kecuali hanya sngt sedikit.Dia bahkan tdk hafal satupun hadits dr Rosululloh SAW.Hanya saja selama ini dia berusaha untuk memahami Din ini dgn logika2nya yg sederhana.

Dia mendengar bahwa bangsa Arob adalah bangsa yg memiliki karakter yg terbaik diantara bangsa2 lainnya yg ada.(Dgn modal sebesar ini,mrk bisa menjadi manusia2 terbaik dimuka bumi ini,bila mrk gunakan modal tsb utk kebaikan.Sebaliknya, mrk pun bisa menjadi manusia2 yg plng buruk yg pernah ada,bila mrk gunakan karakter mrk ini utk kejahatan.Wallohu a’lamu).

* Alloh Yang Maha Pengasih tlh memilih dari kalangan mrk,sbg manusia terbaik. Yaitu Muhammad SAW.Dari suku Quroish,suku terbaik bangsa Arob.
* Alloh Yang Maha Melihat juga telah memilih orang2 yg terbaik yg pernah ada sepanjang usia bumi ini(di luar pr nabi&rosul) utk menemani rosulNya dlm mengemban tugas da’wah beliau ke seluruh alam.Mereka adalah para shahabat rodhiyalloohu ‘anhum ‘ajma’in.Dan sebagian besar dari mrk adl org2 Arob.
* Sepeninggal rosululloh SAW,4 kekholifahan utama yg diakui sbg masa2 penting penyebaran Al-Islam di muka bumi,yg didlmnya dijunjung tinggi Al-Qur’an&sunnah2 rosululloh dgn sepenuh kemurnian pun di pegang oleh org2 Arob.(Abu Bakr Assiddiq,Umar bin Khottob,Utsman bin Affan,Ali bin Abu Tholib rodhiyalloohu ‘anhum).
* Nabi SAW menjanjikan akan dtngnya sebuah masa dimana bumi akan dipenuhi dgn keadilan sbgmn ia pernah dipenuhi dgn keburukan, oleh seseorg yg Alloh akan memperbaikinya dlm 1 malam, yg akan didukung oleh seluruh muslimin, yg berasal dr keturunan rosululloh SAW, bernama sama dgn beliau SAW, berayah dgn nama yg sama dgn ayah beliau SAW.Dan dia adalah org Quroish.

Dengan segala hormat kami kpd semua hamba2 Alloh yg telah berusaha dgn sungguh2 utk menyebarkan agama Alloh,yg mengorbankan harta&jiwa mrk demi tegaknya agama ini dgn hanya berharap pd kemuliaan di sisi Alloh semata, kami benar2 tdk bermaksud u/ merendahkan/meninggikan sebagian di atas sebagian yg lain.Hanya saja kami benar2 bertanya utk mendptkan kebenaran yg nyata di tengah zaman yg penuh dgn kabut sprti skrng ini.

1. Apabila ini adalah jalan menuju jama’ah muslimin yg dijanjikan o/ Rosululloh SAW,mengapakah gerakan da’wah ini munculnya dr kalangan org2 ‘ajam,&bukannya dr org2 Arob?

Kepada Ibu Yang Dimuliakan Allah Swt,

Wa’alaimus salam warahmatullahi wabarakatuh,

Kaum muslimin sangat berkeinginan untuk mendapatkan kemenangan seperti yang telah dicapai oleh Rasulullah SAW dan juga para Shahabat RA. Seperti mana Allah swt menjelaskannya dalam firmanNya dengan sangat jelas, dan di jaman itu kaum muslimin mendapatkan hal itu dengan baik sekali, dikarenakan Iman dan Amal Sholeh yang dimilikinya.

1

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik
dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS An-Nahl: 97)

2

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS Al-’Araf: 96)

3

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS An-Nuur: 55)

Oleh karena itu, kita semua kaum muslimin perlu meningkatkan iman dan amal sholehnya dengan sungguh-sungguh. Dan untuk hal ini, Allah swt tidak memandang apakah ia seorang arab atau bukan. Shahabat Nabi, Salman Al-farisi RA bukan orang arab, tetapi beliau seorang ajam. Beliaulah seorang shahabat yang mengusulkan taktik perang khandaq, dan Allah swt merekamnya ke dalam al-quran.

4

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS Al-Hujurat: 13)

Awal usaha da’wah ini dari Rasulullah SAW dan juga para shahabat RA, sehingga Islam tersebar ke seluruh seantero dunia. Dan akhirnya juga sampai juga ke negara India, Indonesia, Cina dll. Dan proses penyebaran Islam di jaman awal itu, tidak melalui perantara alat-alat komunikasi atau brosur-brosur seperti di jaman kita, tetapi beliau-beliau ini meninggalkan kampung halaman untuk menyebarkan Islam. Sehingga proses penyebaran seperti ini akan memberikan kontak dan hubungan kekeluargaan yang semakin kuat. Dan menurut beberapa catatan sejarah, bahwa Maulana Ilyas sendiri merupakan turunan dari Arab, yaitu dari Abu Bakar RA. Begitupun juga Maulana Hasan Ali Nadwi merupakan turunan dari keluarga Ali RA.

Tidak bisa dipungkiri bahwa orang-orang Arablah yang pertama menyebarkan Islam ke seantero dunia ini, tetapi jangan lupa juga orang-orang Arab juga yang menentang Nabi kita, Nabi Muhammad SAW, ketika di Thoif atau juga seperti Abu Jahal. Sehingga pada dasarnya, usaha da’wah ini juga akan terus bergulir ke tataran arab. Dan sekarang sudah mulai banyak ulama dan juga kaum muslimin dari tataran Arab yang terlibat dalam usaha da’wah.

Ummar RA ketika menjelaskan ayat QS 3:110 sangat jelas, bahwa siapapun dia, apakah orang ajam atau arab, jika mengamalkan apa yang di ayat tersebut, maka dia juga akan mendapatkan tingkatan itu sendiri. Beliau, Ummar RA, menjelaskan bahwa ayat itu tidak menggunakan “antum”, tetapi “kuntum”, jika “antum” mempunyai makna hanya para shahabat saja, sedangkan “kuntum” mempunyai makna siapa saja yang mengamalkannya dengan baik, apakah orang arab atau ajam, mendapatkan penyebutan yang sama sebagai “ummat yang terbaik”.

Dengan da’wah ini, orang-orang arab yang berada di negeri-negeri yang tidak ada pengajaran Islamnya, banyak yang sudah kembali kepada Islam. Sehingga da’wah ini telah kembali ke tangan kaum muslimin orang Arab lagi, Insya Allah mereka akan lebih gigih lagi dalam kerja da’wah ini. Beberapa puluh tahun yang lalu, muslimah-muslimah dari arab yang tadinya berkerudung bahkan berhijab pergi ke eropa. Karena pengaruh lingkungan yang kuat, karena tidak ada peran da’wah, maka mulai membuka kerundungnya, tetapi masih menggunakan baju yang panjang ke bawah.

Karena melihat kebebasan wanita-wanita Eropa, maka mulai dikurangi lagi tingginya, akhirnya sampai di atas lutut. Dan terus berlanjutnya, sampai akhirnya yang tadi berkerundung atau berhijab, sudah berani hanya memakai pakaian renang ala eropa. Begitulah da’wah ditinggalkan oleh orang-orang arab beberapa tahun di Eropa. Setelah kedatangan usaha da’wah di eropa ini, mulai kembali mereka kembali ke Islam. Dan di eropa sudah banyak lagi muslimah-muslimah arab yang menggunakan kerudung dan hijabnya.

Bahkan ada satu ulama arab bertemu dengan pemuda arab di rewind, yang berkeinginan umrah lagi ke Mekkah. Tetapi semua pelajaran agamanya sudah lupa semuanya. Ulama ini sangat terharu. Dan diajarkan kembali cara Umrah. Jadi pemuda Islam yang ada di Amerika, sudah mulai aktif kembali dalam da’wah.

Usaha da’wah terus bergerak, termasuk ke daratan Arab. Mudah-mudahan di masa akan datang kaum muslimin di sana mulai bangkit dan menyebarkan kembali agama ini ke seantero dunia dengan harta dan jiwa sendiri.

2. Apakah ini krn ketidakmampuan akal kami&buramnya mata hati kami shg kami belum bisa melihat apakah gerakan da’wah ini juga akan bermuara pd sebuah momen kedatangan Al Mahdi?

Kepada Ibu Yang Dimuliakan Allah Swt,

Kita sebagai sunnah wal jama’ah memahami tentang kedatangan Imam Mahdi ini. Apakah usaha da’wah ini bermuara pada kedatangan Imam Mahdi? Itu merupakan hal yang menjadi rencana Allah swt sendiri. Tetapi kita sebagai muslim tidak boleh hanya menunggu kedatangan Imam Mahdi, meskipun keadaan kaum muslimin seperti sekarang ini.

Kita sebagai muslim perlu bangkit dengan amal kita sendiri, oleh karena itu Allah swt memberikan al-quran sebagai cahaya di muka bumi ini, begitupun juga dengan Rasulullah SAW sebagai contohan dan tauladan yang sempurna. Dan para shahabat RA sebagai masyarakat yang dibina oleh kedua sumber itu dengan baik.

Allah swt menjelaskan karakter orang-orang mu’min dengan jelas dan mudah dipahami dalam QS 23:1-11. Begitupun Allah swt menjelaskan ciri-ciri orang bertaqwa QS 2:1-5. Dan Allah swt menjelaskan orang-orang yang munafik dan ingkar dengan jelas dan mudah dipahami juga QS 2:6-19. Atau Rasulullah SAW menjelaskan tentang sifat-sifat orang munafiq yang sangat populer tiga cirinya. Dan masih banyak lagi penjelasan yang bersumber dari dua sumber itu.

Dengan hal itu sebenarnya yang diperlukan kita terus berusaha meningkatkan iman dan amal sholeh kita sebagai kewajiban sebagai seorang muslim. Dan da’wah memainkan peran yang sangat penting, karena da’wah inilah yang akan menjaga kita dan keluarga kita sendiri dari iman dan amal sholeh yang berkalanjutan.

3. Apakah para ‘ulama yg mulia,yg ikhlas merendahkan dirinya dihdpn Alloh Yang Maha Tinggi,yg bergerak dlm usaha da’wah ini juga mengarahkan pandangannya ke tanah Arob,dgn berharap-harap cemas menunggu bilakah datang panggilan untuk berjihad bersama-sama dgn orang yg telah Rosululloh janjikan?

Kepada Ibu Yang Dimuliakan Allah Swt,

Usaha da’wah ini terus bergerak, dan sudah banyak saudara-saudara kita yang berasal dari tataran arab. Bahkan orang-orang arab yang telah lama meninggalkan amalan agama yang ada di Eropa dan juga America, telah banyak kembali ke pangkuan Islam. Dan mereka aktif dalam usaha da’wah ini.

Tetapi meskipun begitu, banyak lagi usaha-usaha dari orang-orang yang tidak sedang dengan Islam untuk berusaha menghancurkan ummat Islam ini. Sesuai dengan penjelasan Allah swt sendiri.

5

“Orang-orang yahudi dan nashrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar). Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”. (Al-Baqarah: 120)

Kenapa hal ini, dikarenakan pertumbuhan Islam sangat pesat di benua eropa dan juga amerika. Dan kaum muslimin di sana tidak segan-segan menampilkan karakter dan juga ciri sebagai seorang Muslim. Ada seorang ustadz jarang sekali memakai tutup kepala dan juga gamis, satu ketika beliau menjadi Imam masjid di USA, dan setelah bertemu dengan usaha da’wah ini. Beliau sekarang menggunakan tutup kepala dan juga gamis, dikarenakan banyak yang kulit putih sudah menampakan keislamannya, padahal di negara yang sangat sedikit jumlah Ummat Islamnya.

Saya secara pribadi tidak pernah cemas tidak bertemu dengan Imam Mahdi, karena itu bukan menjadi tujuan utama sebagai seorang muslim. Bahkan mungkin saja pada saat itu tantangannya lebih besar dibandingkan sekarang ini. Sehingga lebih baik kita fokuskan untuk saling menjaga dan menasehati, agar terbebas dari api neraka. Seperti yang Allah swt sampaikan dalam al-quran.
6

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS At-Tahrim: 6)

Sekian dahulu penjelasan saya. Terimakasih atas perhatiannya.

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
di kutip dr penjelasan Ustadz  Haitan Rachman

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s