Surat Penutup (Kelima) Atas Pertanyaan Seorang Ibu

Kepada Ibu Yang Dimuliakan Allah Swt,
Wa’alaikumus salam warahmatullahi wabarakatuh,

Usaha da’wah dan tabligh ini sangat menekankan pada mudzakarah dan musyawarah ketika sebelum mengambil takaza (mujahadah) dalam da’wah ini, karena usaha da’wah harus benar-benar tertib, tidak hanya mengandalkan semangat atau jasbah saja. Saya anjurkan kepada Ibu untuk selalu bermudzakarah dan musyawarah dalam apa saja dengan suami Ibu sendiri, termasuk yang berhubungan dengan usaha da’wah. Hal ini untuk sama-sama membangun keluarga yang ahli dalam da’wah, seperti keluarga Nabi Ibrahim AS dan juga Nabi Muhammad SAW.

Ibu bisa mengajukan program masturah kepada musyawarah melalui ahli keluarga Ibu sendiri dalam hal ini suami, untuk diadakan bayan masturah, di rumah Ibu sendiri atau di tempat yang sesuai keputusan musyawarah. Bayan ini dapat secara bergilir di rumah-rumah ahli da’wah ini, sesuai waktu kemampuan masing-masing tempatan. Program bayan seperti ini sangat membantu hubungan silaturahmi keluarga ahli-ahli da’wah, bahkan mungkin dapat menyampaikan usulan-usulan untuk disampaikan ke lingkungan musyawarah yang lebih besar.

Kita semua sekarang ini sedang belajar-belajar usaha da’wah ini, meskipun usaha da’wah ini sudah sampai ke berbagai lapisan dunia saat ini, tetapi itu baru tahap awal saja dan baru merupakan berkah dari da’wah itu sendiri. Saya mendapatkan ini dari seorang mufti yang telah terjun dalam usaha da’wah. Sehingga mudzakarah dan musyawarah sangat diperlukan untuk meningkatkan usaha da’wah itu sendiri, dan akan banyak lagi kaum muslimin yang mengambil bagian dalam usaha da’wah ini dan meratakan usaha da’wah ini ke seluruh belahan dunia ini.

Terimakasih atas perhatiannya. Mudah-mudahan keluarga Ibu dan juga suami tetap dalam usaha da’wah ini dan dalam rahmat dan juga lindungan Allah swt. Banyak-banyaklah mudzakarah dan musyawarah dengan ahli keluarga Ibu dalam hal apapun, termasuk usaha da’wah. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam tulisan-tulisan saya.

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
dikutip dari : Ustadz Haitan Rachman

1 Komentar

  1. Kadang pimpinan musyawarah halaqoh, kita kurang tanggap dengan masturoh. Pada hari kiamat nanti ,seorang wanita akan menuntut empat orang lelaki dan akan menyeretnya ke neraka yaitu: ayahnya, suaminya, saudara lelakinya dan anak lakinya.

    Berat rasanya menjadi ayah, suami, anak lelaki sekaligus saudara lelaki.
    Ampuni aku Ya Allah…..


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s